Tuesday , August 22 2017
Home / Expresi Kame / Budaya / Tarian Tradisional yang Sudah Langka

Tarian Tradisional yang Sudah Langka

Perayaan Karnaval pada HUT RI ke 71 di Bangka Belitung tahun 2016 ada yang berbeda. Kota Pangkalpinang dibuat heboh oleh sekumpulan “mas-mas” dan “mbak-mbak” penari kuda lumping. Tarian tradisional yang sudah langka ini kembali dihidupkan oleh Sanggar Tari Kuda Lumping Mekar Budoyo Putro dibawah binaan bapak Eko Supriyadi selaku ketua. Kuda lumping ini sengaja diturunkan bukan hanya untuk menunjukkan eksistensi mereka, tetapi juga mereka ingin menghidupkan kembali budaya leluhur yang sekarang sudah jarang ditemui.

Menurut bapak Anton selaku pelatih disana menuturkan kalau anak muda jaman sekarang harus bisa mempertahankan budaya tradisional dan mewariskannya. dilihat dari cara bergaul anak muda sekarang ini memang sudah seharusnya kita kembali kepada karakter leluhur. Sah-sah saja mengikuti perkembangan zaman, ada baiknya kita tetap melestarikan budaya Nusantara.

Sanggar yang beralamat di Kelurahan Air Mawar ini sudah lama berdiri dan menjadi rumah bagi puluhan seniman tari yang ada di Bangka Belitung. Tidak hanya penari asli Jawa saja, Mereka terbuka untuk siapa saja yang mau melestarikan Tarian Tradisional yang sudah langka ini.

Atraksi Kuda Lumping

About kriss

Ulasan berpendidikan dan edukatif adalah ujung tombak kemajuan suatu teknologi informasi.

Baca Juga

Menuju Bangka Belitung Sebagai Ibukota Negara

Menuju Bangka Belitung sebagai Ibukota Negara

Acara televisi lataulum di kanal Ganeshatv yang ada di Pangkalpinang vision tv kabel dan zeeniyar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *